Wabah ASF Merebak, Bisa Jadi Daging Impor Menjadi Salah Satu Penyebabnya!

Updated,

Pemerintah Indonesia melalui Badan Karantina Indonesia (Barantin) resmi melarang pemasukan daging babi dan produk turunannya dari Spanyol. Kebijakan ini diambil menyusul laporan wabah African Swine Fever (ASF) yang kembali merebak di negara tersebut berdasarkan laporan World Organisation for Animal Health (WOAH).

ASF merupakan penyakit virus yang sangat menular pada babi, baik babi ternak maupun babi liar, dengan tingkat kematian yang dapat mencapai 100 persen. Meski tidak menular ke manusia, ASF menimbulkan dampak besar terhadap sektor peternakan dan rantai pasok daging babi. Virus ini juga dikenal sangat tahan di lingkungan, bahkan dapat bertahan di produk olahan seperti sosis, ham, dan bacon.

Perlindungan Pangan dan Peternakan Nasional

Larangan impor ini menjadi langkah penting untuk melindungi peternakan babi nasional dari risiko masuknya penyakit lintas negara. Mobilitas manusia dan lalu lintas komoditas hewan yang tinggi terbukti menjadi salah satu faktor utama penyebaran ASF secara global.

Dalam kondisi seperti ini, konsumen diimbau untuk semakin cermat memilih sumber daging yang dikonsumsi. Produk daging dengan rantai distribusi panjang lintas negara memiliki risiko lebih besar dibandingkan daging yang berasal dari peternakan lokal dengan pengawasan yang jelas.

Badan Karantina Indonesia (Barantin) menggagalkan upaya penyelundupan Daging Babi sebanyak 2,9 ton di Pelabuhan Penyeberangan Merak. (Dok. Istimewa)

baca juga artikel ini:

Daging Babi Lokal: Lebih Aman, Lebih Segar, Lebih Terpercaya

Daging babi lokal memiliki sejumlah keunggulan yang semakin relevan di tengah isu ASF global:

  • Rantai distribusi lebih pendek, sehingga lebih segar
  • Pengawasan kesehatan hewan lebih ketat dan terkontrol
  • Minim risiko penyakit lintas negara
  • Mendukung peternak dan ekonomi lokal Indonesia

Beralih ke produk lokal bukan hanya soal keamanan pangan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan sektor peternakan nasional.

Pilihan Aman Daging Babi Lokal bersama Porky-Porky 

Sebagai brand yang berkomitmen pada kualitas dan keamanan pangan, Porky-Porky menghadirkan daging babi lokal pilihan yang berasal dari peternak terpercaya. Setiap produk melalui proses seleksi dan penanganan higienis untuk memastikan daging yang sampai ke tangan konsumen aman, segar, dan berkualitas.

Porky-Porky percaya bahwa di tengah tantangan global seperti wabah ASF, kekuatan pangan lokal adalah solusi terbaik. Dengan memilih daging babi lokal, konsumen tidak hanya mendapatkan produk terbaik, tetapi juga ikut menjaga keberlangsungan peternak Indonesia.

Porky-Porky | Dukung Peternak Lokal, Sajikan yang Terbaik

Isu wabah ASF dan larangan impor menjadi pengingat penting bahwa keamanan pangan dimulai dari sumbernya. Saat dunia menghadapi tantangan kesehatan hewan, beralih ke daging babi lokal adalah langkah bijak.

Porky-Porky hanya bekerjasama dengan peternak lokal terpercaya, dengan proses seleksi ketat, higenis dan sesuai standar kemanan pangan.

Kami hanya menyediakan daginng babi lokal pilihan, diproses secara higenis dan diawasi ketat demi keamanan.

  • Membantu roda ekonomi masyarakat tetap berputar
  • Lebih aman karena sudah bersertifikat NKV
  • Lebih nikmat untuk semua olahan favoritmu

Ayo tunggu apalagi segera dapatkan Porky-Porky untuk mencukupi kebutuhan proteinmu, tersedia di Shopee/Tokopedia. Follow juga media sosial kami untuk mendapatkan update dari Porky-Porky di instagram dan tiktok!