Ketika membeli daging babi, harga dan kualitas memang menjadi pertimbangan utama. Namun, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan: bagaimana daging tersebut diproses, ditangani, disimpan, dan didistribusikan sebelum sampai ke tangan konsumen.
Daging merupakan salah satu produk pangan yang mudah mengalami penurunan kualitas apabila tidak ditangani dengan baik. Karena itu, kebersihan tempat pemrosesan, sanitasi peralatan, penanganan setelah pemotongan, hingga penyimpanan dengan suhu yang sesuai menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan produk.
Bagi konsumen maupun pelaku usaha kuliner, memilih supplier bukan hanya tentang mendapatkan daging yang segar. Lebih dari itu, memilih supplier berarti memilih sistem dan standar di balik produk tersebut.
Salah satu indikator yang dapat diperhatikan adalah Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
Apa Itu NKV?
NKV atau Nomor Kontrol Veteriner merupakan sertifikat sebagai bukti tertulis bahwa suatu unit usaha produk hewan telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi sebagai bagian dari jaminan keamanan produk hewan. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 11 Tahun 2020 tentang Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner Unit Usaha Produk Hewan.
Dengan kata lain, NKV bukan sekadar label atau logo yang ditempel pada suatu produk. NKV berkaitan dengan kelayakan dasar higiene dan sanitasi pada unit usaha yang menangani produk hewan.
Pemerintah juga menyediakan Sistem Informasi Nasional Sertifikasi NKV (SISNAS NKV), yang memungkinkan masyarakat mencari data sertifikat berdasarkan nama produsen atau unit usaha, nomor sertifikat, jenis usaha, wilayah, dan jenis produk.
Hal ini menjadi penting karena konsumen sekarang semakin membutuhkan informasi yang jelas mengenai asal dan proses penanganan bahan pangan yang mereka beli.
Higienis Bukan Sekadar Tempat yang Terlihat Bersih
Dalam industri daging, istilah higienis memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada sekadar ruangan yang terlihat bersih.
Higiene berkaitan dengan praktik untuk menjaga kebersihan dan mencegah kontaminasi selama proses penanganan produk. Sementara sanitasi mencakup kebersihan lingkungan, peralatan, fasilitas, serta prosedur yang digunakan dalam kegiatan produksi dan penanganan.
Dalam standar NKV, aspek seperti kebersihan petugas, area kerja, peralatan, pengendalian hama, hingga pencatatan kegiatan sanitasi menjadi bagian penting. Pedoman yang tersedia dalam sistem NKV juga mencantumkan pentingnya pembersihan rutin, sanitasi peralatan, program pengendalian hama, serta dokumentasi kegiatan kebersihan.
Artinya, menjaga kualitas daging bukan pekerjaan yang dilakukan hanya ketika produk akan dikirim kepada pelanggan. Kebersihan harus menjadi bagian dari sistem kerja sehari-hari.
Mengapa Keamanan Pangan Penting untuk Daging Babi?
Daging babi merupakan pangan asal hewan yang membutuhkan penanganan secara tepat. Setelah proses pemotongan, kualitas produk dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebersihan, suhu, waktu penyimpanan, serta cara pengemasan dan distribusi.
Karena itu, pengendalian terhadap potensi bahaya biologis, kimiawi, maupun fisik menjadi bagian penting dalam sistem keamanan pangan.
Peraturan mengenai persyaratan teknis NKV juga menekankan pentingnya pengangkutan produk menggunakan wadah dan alat angkut yang dapat mencegah kontaminasi serta mempertahankan temperatur produk. Untuk usaha pengolahan daging, terdapat pula persyaratan mengenai penggunaan bahan baku dari unit usaha yang memiliki NKV serta pengujian tertentu secara berkala sesuai ketentuan.
Inilah alasan mengapa rantai dingin atau cold chain juga menjadi aspek penting dalam menjaga mutu daging selama proses penyimpanan dan pengiriman.
Porky-Porky: Daging Babi Lokal dengan Standar yang Jelas
Sebagai brand dari CV. Utama Christ Supplier, Porky-Porky hadir sebagai supplier daging babi lokal yang mengutamakan kualitas produk dan proses penanganan yang terjamin.
Yang menarik, status NKV CV. Utama Christ Supplier dapat ditemukan dalam SISNAS NKV milik Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Data tersebut mencatat:
- Nama Unit Usaha: CV. Utama Christ Supplier
- Nomor NKV: RPHB-331112-0010
- Provinsi: Jawa Tengah
- Kabupaten: Sukoharjo
- Jenis Usaha: Rumah Potong Hewan Babi
- Jenis Produk: Daging Babi
- Tingkat: III
Bagi Porky-Porky, keberadaan standar tersebut menjadi bagian penting dari komitmen dalam menyediakan daging babi lokal kepada pelanggan.
Dengan demikian, konsumen tidak hanya melihat daging dari sisi warna, tekstur, atau harga. Ada proses yang perlu diperhatikan sejak bahan baku, pemotongan, penanganan, penyimpanan, hingga produk sampai kepada pelanggan.
Mengapa Ini Penting untuk Rumah Tangga dan Restoran?
Bagi konsumen rumah tangga, memilih supplier dengan standar keamanan yang jelas memberikan pertimbangan tambahan ketika membeli daging untuk kebutuhan sehari-hari maupun acara keluarga.
Sementara bagi restoran, hotel, catering, dan pelaku usaha kuliner, konsistensi bahan baku menjadi semakin penting. Daging yang berkualitas dan ditangani dengan sistem yang baik dapat membantu menjaga konsistensi menu sekaligus membangun kepercayaan pelanggan.
Supplier yang memiliki proses dan standar yang jelas juga lebih mudah dijadikan bagian dari rantai pasok bisnis kuliner yang membutuhkan kualitas secara konsisten.
Lokal Bukan Berarti Tanpa Standar
Ada anggapan bahwa produk lokal hanya mengandalkan kedekatan sumber dan kesegaran. Padahal, produk lokal juga dapat memiliki standar penanganan dan keamanan yang jelas.
Porky-Porky ingin menunjukkan bahwa daging babi lokal dapat hadir dengan kualitas, kebersihan, dan standar keamanan yang menjadi perhatian sejak proses awal.
Memilih produk lokal bukan berarti mengabaikan standar. Justru, dengan memilih supplier yang memiliki proses terjamin dan status NKV yang dapat diverifikasi, konsumen dapat lebih memahami dari mana bahan pangan mereka berasal.
Pada akhirnya, kualitas daging tidak hanya ditentukan oleh bagaimana daging terlihat ketika sampai di tangan pembeli. Kualitas dimulai jauh sebelumnya—dari sumber bahan baku, proses pemotongan, kebersihan fasilitas, penanganan, penyimpanan, hingga distribusi.
Porky-Porky percaya bahwa daging babi berkualitas bukan hanya tentang rasa yang enak, tetapi juga tentang proses yang dapat dipertanggungjawabkan.
Karena ketika berbicara tentang pangan asal hewan, higienis, keamanan, dan standar bukan sekadar nilai tambah—melainkan bagian penting dari kualitas itu sendiri.



