Bagi UMKM kuliner, daging babi bukan sekadar bahan baku. Kualitas, konsistensi, harga, dan ketepatan pengiriman sangat berpengaruh terhadap rasa produk dan kepuasan pelanggan.
Sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang melakukan kesalahan saat memilih atau membeli daging babi. Akibatnya, biaya produksi membengkak, kualitas menu tidak konsisten, bahkan bisa kehilangan pelanggan.
Lalu, apa saja kesalahan yang paling sering terjadi?
1. Hanya Mengejar Harga Termurah
Harga murah memang menarik, tetapi jangan sampai menjadi satu-satunya pertimbangan.
Daging dengan harga lebih rendah belum tentu memberikan nilai terbaik apabila kualitasnya tidak konsisten, banyak bagian yang tidak sesuai kebutuhan, atau menghasilkan susut yang tinggi saat diolah. Untuk UMKM, yang perlu dihitung bukan hanya harga per kilogram, tetapi juga berapa banyak produk yang benar-benar bisa digunakan.
2. Tidak Memperhatikan Asal dan Kualitas Daging
Kesalahan berikutnya adalah membeli daging tanpa mengetahui dengan jelas dari mana produk berasal dan bagaimana proses penanganannya.
Padahal, sumber daging dan proses penanganan sangat penting untuk menjaga kualitas serta keamanan produk. Pilih supplier yang mampu memberikan informasi produk dengan jelas dan memiliki standar penanganan yang baik.
3. Salah Memilih Potongan
Setiap menu membutuhkan potongan daging yang berbeda. Misalnya:Pork Belly cocok untuk BBQ dan masakan yang membutuhkan lemak.
Loin cocok untuk steak, slice, dan berbagai olahan lainnya. Tenderloin cocok untuk menu yang membutuhkan tekstur lebih lembut. Spare Ribs cocok untuk BBQ dan menu panggang. Mixed Bone cocok untuk kaldu, sup, dan berbagai hidangan berkuah.
Salah memilih potongan dapat membuat biaya produksi meningkat karena daging harus diproses kembali atau hasil akhirnya tidak sesuai standar menu.
4. Tidak Memperhitungkan Konsistensi Stok
UMKM membutuhkan bahan baku yang tersedia secara konsisten. Bayangkan ketika sebuah menu sedang ramai tetapi supplier tiba-tiba tidak memiliki stok. Bisnis bisa kehilangan kesempatan penjualan dan pelanggan berpotensi beralih ke tempat lain.
Karena itu, pilih supplier yang mampu membantu memenuhi kebutuhan stok secara rutin.
5. Tidak Memastikan Ukuran dan Spesifikasi Produk
Untuk bisnis kuliner, ukuran potongan sangat berpengaruh terhadap food cost dan konsistensi porsi. Jika hari ini ukuran slice berbeda dengan pesanan berikutnya, biaya per porsi dan tampilan makanan juga bisa berubah.
Sebaiknya komunikasikan sejak awal mengenai jenis potongan, ukuran, ketebalan, trimming, hingga berat produk yang dibutuhkan.
6. Mengabaikan Proses Pengiriman
Daging merupakan bahan pangan yang membutuhkan penanganan dan penyimpanan yang tepat.
Jangan hanya bertanya, “Berapa harganya? “Tanyakan juga:”Bagaimana produk dikemas dan dikirim? “Supplier yang profesional seharusnya memperhatikan proses pengemasan dan pengiriman agar kualitas produk tetap terjaga hingga diterima pelanggan.
7. Tidak Menghitung Kebutuhan Berdasarkan Penjualan
Membeli terlalu sedikit dapat menyebabkan stok cepat habis. Sebaliknya, membeli terlalu banyak tanpa memperhitungkan penjualan dapat meningkatkan risiko penumpukan stok. UMKM sebaiknya membuat perhitungan berdasarkan: Rata-rata penjualan. Kebutuhan produksi harian/mingguan. Kapasitas penyimpanan. Masa simpan produk. Perkiraan kenaikan permintaan.
Dengan begitu, pembelian daging menjadi lebih terencana.
Jangan Sampai Supplier Menjadi Hambatan Bisnis

Memilih supplier daging bukan hanya tentang mendapatkan harga terbaik. Supplier yang tepat seharusnya dapat menjadi partner bisnis yang memahami kebutuhan usaha Anda—mulai dari spesifikasi potongan, kualitas, ketersediaan stok hingga pengiriman.
Porky-Porky, Partner Daging Babi untuk Bisnis Anda
Porky-Porky menyediakan berbagai pilihan daging babi lokal berkualitas untuk kebutuhan rumah tangga maupun bisnis kuliner. Produk Porky-Porky diproses secara higienis, bersertifikat NKV (Nomor Kontrol Veteriner), serta telah melalui pengujian laboratorium kesehatan.
Tersedia berbagai pilihan potongan untuk kebutuhan restoran, BBQ, hotel, katering, reseller, hingga UMKM kuliner. Mulai dari Pork Belly, Loin, Tenderloin, Spare Ribs, Slice, Mixed Bone, dan berbagai potongan lainnya.
Melayani pembelian ecer maupun wholesale.
Kunjungi www.porkyporky.id untuk melihat pilihan produk dan informasi lebih lanjut.
Segera hubungi :
CS Porky-Porky : 0812 2985 2530
Marketing 1 : 0823 2562 0004 (Andre)
Marketing 2 : 0822 2894 6665 (Lidya)
Pesan daging babi lokal berkualitas dari Porky-Porky di Shopee/Tokopedia untuk pemesanan area Jogja, hubungi tim marketing porky jika pemesanan di luar Jogja.
Follow akun sosial media instagram, facebook dan tiktok Porky-Porky untuk mendapatkan update produk.Porky-Porky — Daging Babi Lokal Berkualitas, dengan standar yang dapat dipercaya.



